Selasa, 20 Oktober 2015

My Note: Indah di mata Allah SWT


 
Foto by Nirwana Fitria

Fisik ku mungkin tak sempurna layaknya sang Bidadari surga
Fisik ku mungkin jauh dari kesempurnaan
Aku mungkin selalu salah di mata orang lain
Aku mungkin tak bisa lepas dari salah dan khilaf
Tapi bukankah manusia memang tempatnya salah dan khilaf?
Lantas, untuk apa mengahakimi seseorang atas sesuatu yang sebenarnya tidak kita mengerti alasan di balik itu.
Share:

My Note: Catatan Kecil

Ketulusan hati itu datangnya pada jiwa yang tidak hampa.
Pada jiwa yang selalu mampu mensyukuri apapun dalam hidup.
Ketika kita tak punya materi yang banyak setidaknya kita masih punya hati yang tulus dan sabar.

Semua orang mungkin bisa kaya materi, tapi tidak semua orang mampu kaya secara hati.

Ketika fikiran dan ambisi hanya dipenuhi kepentingan duniawi, maka ketika
kehilangan materi, jiwa akan kosong dan hidup seolah tak berarti.
Tapi ketika fikiran dan hati mampu menerima bahwa tidak semua keinginan kita harus terwujud disitulah hati kita akan belajar tentang ketulusan tulus meskipun tanpa materi.
Materi memang bisa memberikan rasa senang dan tercukupi.
Tapi apalah arti itu semua kalau ada rasa kosong dalam jiwa.

Ketika jiwa tidak kosong, tanpa materi pun kita akan mampu tersenyum.

Hanya catatan kecil dari saya, Nirwana Fitria.......

Share:

Senin, 19 Oktober 2015

My Note: Perubahan dalam diri


“Everything will change in your life, when you change the insdie of you”
 
Saya sangat senang membaca kalimat tersebut, kalimat tersebut seolah memberikan semangat tersendiri untuk diri saya agar bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan yang kurang bagus. Dan perubahan itu memang harus dimulai dari dalam diri kita sendiri dulu dan tentu saja perubahan tersebut bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang selama ini sering dianggap remeh.
Share:

My Note: Indahnya tahun 2015 di Pulau Dewata Bali




Bali, mendengar kata itu tentu saja yang terbayang dalam benak saya adalah sebuah kota dengan pemandangan begitu indah yang sering saya lihat di televisi, hehehe. Saya sebelumnya tidak pernah terfikirkan akan menginjakkan kaki ke sana, tapi saya selalu punya mimpi agar suatu saat bisa berkunjung di Kota itu.

Dan siapa sangka, mimpi saya itu akhirnya terwujud ketika tante saya (kakaknya bapak saya) menelfon saya dan meminta saya untuk menemani nenek saya ke Bali, ahh Lagi-lagi Allah memberikan saya hadiah melalui nenek, hehe…
Share:

My Note: Penutup di tahun 2014


This is My Photo....


Lebih banyak bersyukur...

Setelah semua yang saya lalui di tahun 2014 entah itu suka maupun duka, saya memperoleh banyak sekali pelajaran berharga. Pelajaran yang belum tentu bisa saya peroleh di bangku sekolah. Pelajaran itu mampu membuat saya merenungi kembali makna hidup ini. Merenungi sudah sejauh mana hati saya mampu
Share:

[REVIEW BOOKS] Baca Novel adalah Hobi saya


Membaca adalah salah satu hobi saya. Dan ketika mulai mengenal yang namanya Novel, kebiasaan membaca menjadi semakin menarik buat saya. Selain membaca buku pelajaran, membaca Novel juga memberikan banyak inspirasi tersendiri. Terkadang orang berfikir bahwa membaca Novel hanyalah

kesenangan yang tidak bisa memberikan pelajaran apapun selain kesenangan saja. Tapi bagi saya, ketika kita membaca Novel dengan sudut pandang yang berbeda, maka kita akan bisa melihat bahwa dalam sebuah Novel, sang penulis pasti memiliki pesan tersendiri yang ingin ia sampaikan melalui Novelnya tersebut. Sewaktu masih SMP, Novel pertama yang saya beli adalah Novel bergenre remaja dengan judul “Me Vs High heels”
Share:

Minggu, 18 Oktober 2015

My Note: Beautiful Moment with My Dearest Friends




"Friendship is always a sweet Responsibility,
Never an apportunity..."
- Kahlil Gibran -

Kebersamaan bersama mereka adalah salah satu hal yang paling saya tunggu. Dan ketika kesempatan untuk bertemu mereka ada, maka tentu saja saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Seperti sebelumnya, kami memutuskan untuk bertemu di rumahnya Masyta, tepatnya di Lepo-lepo.

Sebenarnya jarak dari rumah saya ke Lepo-lepo itu cukup jauh, tapi karena Pertemuan dengan sahabat-sahabat saya itu adalah hal yang indah dan tentu saja langka sekali hehehe, Jadi Jarak bukanlah masalah. Tapi sangat disayangkan, pada saat itu hanya kami bertiga saja yang ada, yaitu saya, Kiky dan Masyta. Yang lain tidak bisa datang karena beberapa alasan. Semoga di lain waktu, kami bisa berkumpul (dengan Lengkap), termasuk Imha alias Nyai yang sekarang ada di Makassar. 
Share:

Rabu, 14 Oktober 2015

My Note: Traveling with Grandmother (Again)


Bulan berikutnya, yaitu bulan September. Lagi-lagi Allah memberikan saya hadiah. Hadiah melalui nenek, nenek mengajak saya untuk jalan-jalan di Namlea (Maluku) di sana ada tante saya yang biasa saya panggil Tante San. Suaminya yang bekerja sebagai pegawai PLN bertugas di Kabupaten Namlea. Sebelumnya mereka tinggal di Ambon, saya juga sudah pernah pergi ke Ambon. Yah tepatnya waktu kelas 4 SD.

Perjalanan kali ini terasa lebih berat dibanding waktu mau ke Ternate, karena kali ini saya pergi dengan membawa berbagai kesedihan dan kekecewaan dalam hati. Salah satunya karena saya belum bisa kuliah. Padahal saya sangat ingin melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Dan saya berharap dengan ikut nenek ke sana, saya bisa sedikit melupakan segala macam kekecewaan yang sangat kejam menikam hati saya (agak lebay kayaknya ini. Hehe).
Share:

My Note: Jalan-Jalan (Again)


Ke Moramo di rumah Fistha sekaligus jalan-jalan........

Setelah pulang dari Ternate, saya lebih banyak mengahabiskan waktu di rumah. Yah berhubung belum ada kegiatan. Waktu bulan Agustus, tiba-tiba saja sahabat saya di Moramo, Fistha. Menghubungi saya dan mengajak untuk menginap ke rumahnya karena di rumahnya akan ada acara. Tentu saja saya senang mendengar kabar itu, apalagi saya memang sudah lama sekali tidak ke Moramo. Saya langsung membicarakan hal ini pada orang tua. Dan Alhamdulillah saya diizinkan untuk ke sana. Fistha sendiri yang datang ke rumah saya untuk menjemput saya sekalian dia langsung ke pasar untuk membeli titipan mamanya. Kami berangkat ke Moramo naik motor. Yah, inilah salah satu kelebihan sahabat saya ini. Dia sudah jago bawa motor sejak dulu sekali. Hehehe
Share: