Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juli 2016

Nilai-nilai Cinta Tanah Air dalam Film DESCENDANTS OF THE SUN


[RIVIEW FILM] DESCENDANTS OF THE SUN
Oleh: Nirwana Fitria

Sebenarnya saya sudah ingin “pensiun” dari menonton drama korea hehehe :D Tapi berhubung adik menyarankan untuk menonton film korea yang lagi happening berjudul “Descendants of the sun”, jadi yah sudahlah… Hitung-hitung sebagai hiburan juga. Di episode pertama, saya agak sedikit malam menontonnya karena menit-menit awal film diisi dengan adegan perang. Yah maklum lah, saya kan tidak suka dengan film berbau action. Tapi lagi-lagi adik saya dengan lihainya membujuk untuk terus menyaksikan film tersebut. Dan ternyata….. memang benar, film ini menarik. Sangat menarik malah. Bagaimana tidak. Pemeran utama prianya saja, wajahnya tampan sekali begitupun dengan pemeran utama wanita, tak kalah cantiknya. Selain ini, yang membuat saya penasaran adalah karena profesi yang diangkat dalam film ini adalah 2 profesi yang sangat penting dalam suatu negara. Yah, profesi itu adalah tentara dan dokter. Sehebat apapun sebuah negara, pasti tetap membutuhkan tentara sebagai pertahanan negara. Dan membutuhkan dokter untuk membantu dalam masalah kesehatan. Rasanya makin menarik saja film ini. Dan dalam tulisan kali ini, saya memang akan membuat Riview mengenai film ini. Jadi ikuti terus yah – baca hingga akhir ^^

Sumber Gambar: Mbah Google ^^

Share:

Kamis, 14 Januari 2016

My Note: Dongeng Terbaik~

Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Dalam dongeng-dongeng kerajaan, biasanya yang kita tahu adalah seorang putri cantik akhinya menikah dengan seorang pangeran tampan. Kita sudah terlanjur menyimpan memori itu. Hingga akhirnya terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, sering kita jumpai seseorang yang sempurna dari segi fisiknya biasanya cenderung akan mencari pasangan yang juga sempurna. Dan anggapan bahwa "Kisah yang sempurna hanya milik mereka yang juga sempurna" langsung terbantahkan ketika menyaksikan sebuah cerita dongeng yang amat berbeda dan bisa dibilang unik. Apakah itu? Yah kisah dongeng tersebut adalah SHREK.


Share:

Kamis, 07 Januari 2016

My Note: Kisah Yang Indah

Dalam sebuah Film Malaysia berjudul “Syurga Cinta” dikisahkan ada seorang laki-lak yang kehidupannya dipenuhi dengan hura-hura dan berbagai jenis kesenangan duniawi lainnya. Ia terlahir di lingkungan keluarga yang tidak terlalu menanamkan nilai-nilai agama dengan baik kepadanya. Ia adalah anak tunggal, tapi ia mempunyai seorang adik angkat.

Suatu hari laki-laki tersebut sedang nongkrong di kafe bersama dengan teman-temannya. Lalu mereka mengadakan sebuah taruhan untuk membuktikan apakah si laki-laki tersebut layak disebut sebagai “Penakluk wanita”. Tapi taruhan kali ini bukanlah taruhan untuk memenangkan hati seorang wanita biasa, melainkan wanita berjilbab. Kebetulan, pada saat mereka nongkrong di kafe tersebut, ada beberapa orang wanita berjilbab yang juga sedang ada di kafe tersebut. Dan akhirnya mereka memilih seorang wanita berjilbab biru yang sedang berdiri di depan kasir bersama seorang temannya. Lantas, teman si laki-laki tersebut berinisiatif untuk mencari sedikit informasi mengenai wanita berjilbab tersebut. Dari informasi yang didapat, ternyata si wanita berjilbab itu adalah seorang guru di salah satu sekolah. Tanpa disangka-sangka, ternyata si wanita berjilbab itu adalah guru di tempat adik angkat si laki-laki itu bersekolah. Sungguh kebetulan yang sangat menguntungkan bagi si laki-laki tersebut.
Share:

Minggu, 03 Januari 2016

My Note: Tenggelamnya Kapal Van der Wijck


Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Kali ini saya mau berbagi cerita mengenai sebuah film yang sebenarnya sudah lama sekali ingin saya nonton. Tapi entah mengapa, ada saja alasan yang membuat saya akhirnya belum bisa menonton film tersebut sampai akhir tahun 2015. Tapi ketika melihat di salah satu stasiun TV swasta ada yang menayangkan film bioskop ke layar kaca dalam rangka tahun baru. Yah memang seperti biasa, ketika ada hari-hari tertentu, TV-TV biasanya memang menayangkan Film yang sebelumnya hanya bisa ditonton di bioskop. Ini tentu saja adalah kabar gembira bagi orang-orang yang jarang sekali ke bioskop (termasuk saya) entah itu karena malas, tidak ada uang sampai tidak ada yg menemani (hikss -_-). Tapi semua itu terobati dengan adanya penayangan film bioskop oleh TV swasta.
Share:

Sabtu, 02 Januari 2016

My Note: First Day On January

Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Hari pertama di tahun 2016, sekaligus hari pertama di usia saya yang kini beranjak dewasa (Tidak perlu disebut usianya, hehe). Di tahun-tahun sebelumnya, hari kelahiran adalah salah satu hari yang saya tunggu-tunggu. Karena bisa dipastikan akan mengalir ucapan2 selamat ulang tahun dari teman-teman. Tapi tahun ini berbeda, hati saya justru tidak lagi mengistimewakan hari kelahiran saya sendiri. Karena ketika mulai sedikit demi sedikit mempelajari islam dengan lebih baik, dan pelan-pelan mencoba menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya hal ini pun berpengaruh dengan cara pandang saya terhadap sesuatu, salah satunya tentang hari lahir. Ketika hari kelahiran kita tiba, maka itu berarti jatah hidup di dunia ini berkurang. Lantas, apa yang seharusnya saya lakukan? Saya merenungi diri; bermuhasabah. Mengingat saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan-kesalahan, entah itu yang saya sadari maupun tidak. Moment hari kelahiran di tahun ini saya jadikan sebagai moment untuk memperbaiki diri, berusaha mengubah apa yang tadinya kurang baik menjadi lebih baik. Dan di hari kelahiran saya, satu-satunya orang yang paling bersemangat untuk menyambutnya adalah Mama saya tercinta. Mama sampai bela-belakan memasak makanan yang enak-enak sebagai bentuk rasa syukur (kata Mama). Padahal saya sudah sempat bilang kalau tidak perlu repot-repot. Tapi bagi mama ini adalah bentuk rasa syukurnya, bahwa anaknya kini masih diberi kesehatan dan umur panjang di usia yang sekarang. Mama memang selalu jadi yang terbaik. Love you, Mom...
Share:

Senin, 07 Desember 2015

My Note: 1 Desember


Sumber gambar: Google


Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
Konsep ini digagas pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Sejak saat itu, ia mulai diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasional dan yayasan amal di seluruh dunia. (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
 
Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 1 Desember 2015 diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Dan jujur saja saya agak ngeri mendengar kata HIV ataupun AIDS. Karena penyakit/virus tersebut merupakan salah satu penyakit mematikan yang sampai sekarang belum ada obatnya. Dari salah satu stasiun TV swasta yang rutin mengadakan kajian islami yang membahas isu-isu terkini yang sedang terjadi dan membahasnya dengan sudut pandang keagamaan, khususnya agama islam. Salah satu penceramah dalam acara tersebut yang saya tidak sempat mencatat namanya siapa mengatakan bahwa Penderita HIV/AIDS di Indonesia melesat cukup signifikan dari tahun ke tahun.
Share: