Bulan Dan Bintang
Oleh: Nirwana Fitria
Oleh: Nirwana Fitria
Bulan dan Bintang adalah 2 orang sahabat yang sudah lama
tidak berjumpa. Suatu hari mereka akhirnya dipertemukan di sebuah acara bazar
buku.
Bulan yang masih dengan jelas mengenali wajah bintang pun
menyapa sahabatnya itu, "Assalamu'alaikum Bintang..."
Bintang yang sedang sibuk memilih buku-buku yang ingin ia
beli sontak kaget dan menengok ke arah sumber suara. "Wa'alaikumsalam,
Bulan yah?"
"Wah ternyata masih ingat. Saya kira kau sudah lupa
sama saya," jawab bulan dengan tersenyum.
"Tidak mungkin lah saya lupa sama kau," ujar
Bintang.
"Oh yah, bagaimana kabarmu bintang?" Tanya Bulan.
"Alhamdulillah baik, seperti yg kau lihat," jawab
Bintang dengan senyum seadanya.
"Kuliahmu bagaimana?" Tanya bulan lagi.
"Lancar-lancar saja," jawab Bintang dengan singkat
"Kau tinggalnya sekarang dimana?" Bulan lagi-lagi
bertanya.
"Masih di tempat yang dulu kok," Bintang masih
menjawab dengan sekedarnya.
Mereka berdua diam. Lantas sibuk dengan fikiran
masing-masing. Untuk menyambung obrolan, Bulan pun lagi-lagi kembali bertanya.
"Masih suka baca novelnya Tere liye?"
"Iyah. Tahu darimana?" Bintang menjawab singkat
sekaligus bertanya.
"Tuh di tangan kau, semuanya novelnya Tere Liye,"
jawab bulan sambil tertawa.
"Hehe... iyah yah" Bintang pun ikut tertawa.
Karena merasa bahan obrolan sudah habis, Bulan pun bergegas
pergi. "Hmmm, Saya ke sana dulu yah, soalnya sudah janjian sama
teman."
Tanpa menunggu jawaban dari Bintang, Bulan langsung berlalu
dan melangkahkan kakinya menjauh dari tempat Bintang berada. Ada sedikit rasa
kecewa yang menerkam hatinya.
*****
Pesan tersirat: Terkadang keingintahuan kita terhadap
seseorang yang terlalu besar, membuat segala hal tentang dia menjadi penting
bagi kita. Hingga membuat kita lupa bahwa ternyata seseorang itu bahkan tidak
berniat sama sekali menanyakan segala hal tentang kita.
Bagi Bulan, semua hal tentang Bintang adalah penting baginya
sehingga ia pun berusaha mencari informasi dengan bertanya. Sedangkan bagi
Bintang? Entahlah... Bahkan ia tak menanyakan kabar Bulan.
------ Saya membuat tulisan di atas sebenarnya
untuk seorang sahabat, tapi sepertinya dia memang tidak mengerti tentang apa
yang saya rasakan. Sudahlah ~ ~ ~
Meskipun dia mungkin tidak peduli, izinkan
saya mengucapkan "Selamat Ulang Tahun" Karena saya akan selalu ingat
bahwa hari ini adalah hari ulang tahunmu, sobat... ^^ 10 Januari 2016.
0 komentar:
Posting Komentar