![]() |
| Foto bersama sepupu-sepupu di rumah nenek waktu lebaran |
"Selamat Hari raya Idul Fitri 1
Syawal 1436 H. Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon Maaf Lahir &
Batin"
Tahun-tahun lalu, Lebaran selalu menjadi ajang silahturahmi
Silahturahmi dengan teman-teman yang sudah lama tak jumpa
Rumah selalu didatangi beberapa teman yang berkunjung
Senang rasanya mendapat kunjungan itu
Hari-hari berganti, bulan ikut berganti
Tanpa terasa tahun juga berganti
Rasanya sangat bersyukur bisa Kembali ada dalam suasana
Lebaran
Allah masih memberikan nikmat kesehatan
Hari pertama dan kedua pasca lebaran
Diri ini sudah menyiapkan beberapa kue lebaran
Kue yang akan disajikan jika teman-teman berkunjung
Waktu terus berlalu, tapi tanda-tanda kedatangan seorang
temanpun tidak ada
Hati mulai cemas dan khawatir
Apa sudah tidak ada lagi kunjungan seperti tahun-tahun
sebelumnya?
Apa secepat itu waktu membuat mereka melupakanku?
Apa rumahku tidak lagi menarik untuk dikunjungi?
Maafkan hati yang sempat su’udzon ini, Ya Rabb...
Aku hanya manusia biasa
Tapi bukankah Lebaran tetap Indah
Meskipun tanpa kunjungan dari teman
Toh, masih ada sanak keluarga yang senantiasa datang
Pertemanan memang indah
Pertemanan memang memberikan kenangan yang sulit dilupakan
Pertemanan memang memberi begitu banyak pelajaran
Tapi kadang diri ini lupa
Bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi
Bahkan hidup pun ada batas akhirnya
Bahkan yang bernyawa pun akan kembali menghadap sang Ilahi
Kadang diri memang lalai dan Lupa
Terlalu bahagia sehingga melupakan apa yang seharusnya
diingat
Apapun yang terjadi selalu mengandung hikmah yang bisa
dipetik
Selalu bisa membuat diri belajar
Selalu bisa membuat diri sadar akan hal-hal yang hampir
terlupakan
Seindah-indahnya pertemanan
Semua itu tetap akan berakhir suatu saat nanti
Entah itu karena satu sama lain sudah saling melupakan
Entah karena maut datang menjemput
Ini semua memberikan arti penting bagi diriku
Bahwa diri ini memang harus belajar menerima kehilangan
Bahwa diri ini harus belajar hidup dalam kesepian
Bahwa diri ini tak boleh terlalu berharap
Apalagi berharap pada makhluk ciptaan-Nya
Bukankah satu-satunya yang pantas kita harapkan hanya Allah
SWT
Masihkah hati ragu akan kebesarannya?
Tak apalah Lebaran kali ini Sepi tanpa teman
Tak apalah rumah tak dikunjungi teman
Tapi semoga hati ini tak pernah sepi dari rasa syukur pada
Allah
Semoga hati ini selalu bisa mengingat Allah
Kapan pun & di mana pun
Bahkan dalam keadaan sepi sekalipun
Karena Allah selalu melihat hamba-Nya
Selalu tahu apa yang ada di dalam isi hati
Entah itu dalam keramaian maupun dalam sepi.
Kendari, 25 Juli 2015

0 komentar:
Posting Komentar