![]() |
| Foto saya )waktu umur 2 tahun) bersama bapak |
Tulisan kali ini adalah tulisan saya yang isinya tentang
Bapak. Bapak adalah orang yang selalu berusaha melakukan apapun demi
anak-anaknya. Kalau Mama terkesan cerewet dan suka mengomel, lain halnya dengan
Bapak yang lebih santai dalam menyikapi apapun. Beliau tidak terlalu banyak
bicara, hanya saja kalau marah… Wah keluar deh aslinya. Hehehehe
Dari dulu sejak saya masih kecil, Bapak memang lebih senang
memperlakukan anak-anaknya sebagai sahabat. Sehingga kalau berbicara ke Bapak
mungkin saya bisa sedikit santai. Bagi saya perjuangan Bapak dari dulu hingga
sekarang sangatlah banyak dan tak terhitung lagi. Beliau menghidupi keluarganya
dengan menjadi seorang Pegawai Negeri. Dibandingkan dengan Mama, sebenarnya
saya lebih sering berselisih paham dengan Bapak. Karena banyak hal yang menurut
saya tidak seharusnya Bapak lakukan, tapi karena beliau adalah tipe orang yang
sangat Idealis. Maka tidak heran kalau pendapat saya tidak akan diterima begitu
saja oleh beliau. Saya kadang kesal, tapi biasanya Cuma bisa memendam saja.
Sebagai manusia biasa, Bapak tentu saja tidak luput dari
yang namanya kekhilafan dan kesalahan. Kadang saya merasa Bapak begitu jauh
dari saya atau bahkan seperti orang lain. Saya mengerti jika beliau punya beban
fikiran yang banyak. Tapi apakah harus saya dan adik-adik yang kena imbasnya?
Saya dan adik-adik tidak ingin menambah beban fikiran Bapak. Hanya saja sebagai
seorang anak tentu saja saya pun punya Uneg-uneg yang saya pendam sendiri tanpa
pernah berani untuk mengungkapkannya.
Bapak mungkin pernah kecewa sama saya, tapi apakah Bapak
sadar kalau Bapak juga tidaklah sempurna. Bapak sering sekali menuntut
kesempurnaan pada anaknya. Tanpa beliau sadari bahwa anak tetaplah anak yang
butuh bimbingan dalam menjalani kehidupannya. Bapak juga sering mengungkit
kesalahan-kesalahan yang lalu-lalu kalau saya berbuat 1 kesalahan. Saya sungguh
sangat sedih kalau Bapak mengeluarkan perkataan yang sangat tidak saya harapkan
untuk terdengar. Karena perkataan kasar terkadang sangat membekas di dalam
hati. Tapi terlepas dari itu semua saya tetap harus menghargai usaha Bapak
untuk membahagiakan kami, anak-anaknya.
Sebelumnya, saya tidak bermaksud untuk menyudutkan Bapak.
Saya hanya ingin sedikit mengungkapkan uneg-uneg yang kadang bikin batin saya
tersiksa. Kalau pun saya masih sering jadi anak yang bikin Bapak kecewa, tapi
sesungguhnya di balik itu semua saya selalu punya keinginan untuk membahagiakan
dan membanggakan Bapak.
Meskipun tidak pernah mengatakan secara langsung, kali ini
saya ingin mengatakan kalau saya sangat menyayangi Bapak. Semoga langkah kaki
Bapak setiap kali keluar rumah untuk mencari rejeki untuk kami anak-anaknya,
senantiasa di Ridhoi oleh Allah SWT. Aamiin

0 komentar:
Posting Komentar