Kamis, 18 Februari 2016

My Note: Hanya Sekedar Ikut-ikutan?


Hanya Sekedar Ikut-ikutan?
Oleh: Nirwana Fitria


Bintang: Lan, kamu tidak berminat pergi ke tempat wisata yang lagi ngetren di kota ini?

Bulan: Memangnya harus yah?

Bintang: Tidak juga sih. Tapi banyak orang yang ke sana loh. Mereka pada foto-foto terus upload ke sosmed. Coba deh cek sosmednya anak muda di kota kita ini, hampir semua ada foto yang lokasinya di tempat wisata itu.

Bulan: Jadi tujuannya hanya untuk berfoto dan diupload?


Bintang: Hehe… Maybe Yes, Maybe No.

Bulan: Kasihan yah?

Bintang: Apanya yang kasihan?

Bulan: Yah tempat wisatanya. Tempat wisata itu kan untuk dinikmati sambil refreshing atau jalan-jalan. Kalau ditambah take a picture sih tidak masalah juga. Tapi jangan sampai tujuannya hanya sebatas untuk ikut-ikut, supaya bisa upload foto.

Bintang: Jadi kamu tidak minat ke sana? Bagus loh tempatnya.

Bulan: Aku suka jalan-jalan. Tapi kalau bisa, aku ingin ke suatu tempat kerena memang aku ingin. Bukan karena semua orang ke sana. Atau hanya sekedar ikut-ikut untuk dicap “kekinian” atau bahkan hanya sekedar untuk mendapatkan foto.

Bintang: Lan.. Lan… You and your idealisme. I never understand about your mind.

Bulan: Hehe… I do what I want. I go to a place what I want. Selama apa yang aku lakukan masih di jalan yang benar, tidak merugikan orang lain. Yah… It’s ok lah. What’s the problem about that?

Bintang: Up to you lah… Malas debat sama kamu.

Bulan: Hahaha…

Share:

0 komentar:

Posting Komentar