Kamis, 17 Desember 2015

My Note: Hati-hati Jerat Selfie!!

Sumber gambar: google
Selfie adalah fenomena yang sedang melanda negeri ini bahkan dunia. Selfie adalah teknik berfoto dengan mengandalkan diri sendiri alias tidak meminta bantuan orang lain untuk memfotokan. Awalnya saya pribadi sempat terhanyut dengan trend yang satu ini. Tapi setelah membaca berbagai artikel mengenai Selfie saya pun jadi mengurangi kegiatan selfie-selfian. Artikel yang saya baca membahas selfie dari berbagai sudut pandang. Ada yang dari sudut pandang Psikologis maupun sudut pandang Islami. Dan jika difikirkan lebih dalam, jujur saja memang Selfie bisa sangat membahayakan bagi diri sendiri jika kita tidak pandai mengendalikan diri. Dalam islam pun kalau sesuatu yang lebih banyak mengundang mudharat yah lebih baik ditinggalkan. Ilmu agama saya memang masih sangat kurang, tapi setelah mencoba membaca dan memahami artikel-artikel yang membahas tentang Selfie, saya pun langsung mengambil tindakan dengan mulai berhenti selfie-selfie jika tujuannya tidak ada. Dan saya pun tidak lagi mengupload foto-foto pribadi di sosial media. Dan mungkin artikel di bawah ini bisa menjadi pencerahan bagi yang membacanya...

1. Artikel pertama di bawah ini saya dapatkan dari Website Ustadz Felixsiauw. 
Tentang Selfie
Posted by felixsiauw on Jan 31, 2015
selfie itu kebanyakan berujung pada TAKABBUR, RIYA, sedikitnya UJUB
buat cewek apalagi cowok, lebih baik hindari yang namanya foto selfie, nggak ada manfaatnya banyak mudharatnya
Share:

Rabu, 16 Desember 2015

My Note: LUKA

Karena setiap Luka perlu proses untuk sembuh.
Proses itu ada yang lama bahkan ada yang cepat.
Bukankah pernah kita temui, seseorang yang hatinya terluka, keesokkan harinya sudah menemukan 'obat penyembuh' untuk hatinya?
Ada juga seseorang yang hatinya terluka, tapi butuh waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk memulihkan hatinya. 
Untuk mengobati dalamnya luka yang begitu kejam menggerogoti hati.
Tapi itulah yang membedakan keduanya.
Karena dalamnya luka dan lamanya proses sembuh dari luka menentukan seberapa tulusnya hati. 

- Hanya catatan kecil, Nirwana Fitria -


Share:

[Event 10] Cermin Romance

Bismillah...
Assalamu'alaikum...
 

Masih dari Grup KBM. Kali ini Eventnya adalah membuat cerita mini atau cermin yang bergenre romantis dan terdiri dari 200 kata. Dan saya pun turut memeriahkan event tersebut dengan sebuah cerita fiksi yang berhasil saya buat. Hehehe

#Event_Cermin_Romance

Bahagia Bersamanya
Oleh: Nirwana Fitria

Sebuah pertanyaan yang memunculkan kenangan beberapa tahun silam. Pertanyaan itu terlontar dari mulut Dita, Sahabat Rosi. Dita dan Rosi sudah bersahabat sejak lama. Bahkan setelah Rosi menikah, hubungan persahabatan mereka masih tetap akrab seperti dulu. Dan setelah sekian lama tidak bertemu, mereka pun akhirnya kembali bertemu dalam sebuah kesempatan.

“Apa kamu bahagia menjalani hidupmu sekarang, Si?” Tanya Dita
Share:

Sabtu, 12 Desember 2015

Kamis, 10 Desember 2015

My Note: Dilemma Sinetron

Dilemma Sinetron
Oleh: Nirwana Fitria
  
Sumber Gambar: Google


Moment menonton TV adalah salah satu moment yang sering membuat urat leher menegang. Bagaimana tidak, jika setiap kali melihat tayangan yang dipilih oleh adik saya adalah sinetron. Hampir setiap hari adik saya menonton sinetron dengan judul yang sama di salah satu stasiun TV.

“Tidak ada acara lain kah yang bisa kamu nonton?” Kalimat itulah yang sering terlontar dari mulut saya ketika melihat adik sedang menikmati tontonannya.

Tapi sepertinya adik saya memang tidak peka dengan sindiran yang saya lontarkan. Ia malah tetap asyik menikmati sinetron tersebut. Dan inilah yang membuat urat leher menegang. Setiap kali menyuruh adik agar mengganti tayangan tersebut, responnya malah tidak ada.
Share:

Selasa, 08 Desember 2015

My Note: Optimis Itu Perlu

OPTIMIS ITU PERLU
Oleh: Nirwana Fitria

Malam itu aku sedang melamun di depan jendela kamarku. Tiba-tiba Mama datang mengagetkan.
 “Hayoo.. malam-malam mengapa melamun?” Tanya Mama kepadaku                

“Nggak kok Ma, aku hanya penasaran dengan hasil pengumuman juara besok.” Jawabku.

Kemudian Mama memberikan pertanyaan kepadaku tentang seberapa besar keinginanku untuk memperoleh juara? Pertanyaan Mama membuatku tersentak.

(suasana hening)
Share:

[REVIEW BOOKS] Mukjizat Gerakan Shalat


Cover Buku berjudul "Mukjizat Gerakan Shalat"




Judul Buku: Mukjizat Gerakan Shalat 

Penulis: dr. Sagiran, M.Kes, Sp.B

Penerbit: Qultummedia

Tebal Buku: 205 Halaman





Dalam kehidupan duniawi, yang sering dibicarakan dan dicari oleh manusia adalah meraih untuk sebanyak-banyaknya, ini normative. Tapi bagi orang yang khusyuk, Shalatnya adalah untuk kehidupan ukhrawi, dari yang memerintahkan dan menyuruh, yaitu Allah SWT. Di sini dapat kita rasakan adanya keseimbangan hidup antara kehidupan duniawi dan kehidupan ukhrawi. Jadi, Shalat menuntun kita tidak terus-menerus duniawi, tapi juga akhirat.
Share:

[Event 7] Super Fiksi Mini


Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Ikut Event Lagi nih. Sebenarnya tidak terlalu tertarik ikut event karena sudah berapa kali gagal alias tidak menang. hehehe Tapi yah kalau difikir lagi, apa salahnya kembali mencoba. Dan event kali ini masih dari Grup KBM "Komunitas Bisa Menulis" Yang saya ikuti di facebook.

Buat Super Fiksi Mini dengan ketentuan sebagai berikut;
- Tema bebas
- Posting fikmin di KBM dengan hastag #EventSuperFikmin
- Fikmin maksimal terdiri dari 40 kata (belum termasuk judul)
- Fikmin harus mencakup unsur-unsur intrinsik berupa judul, alur, tokoh, setting, konflik dan amanat

Ini yang saya posting di Grup :

  
Share: