Selasa, 08 Desember 2015

[REVIEW BOOKS] Mukjizat Gerakan Shalat


Cover Buku berjudul "Mukjizat Gerakan Shalat"




Judul Buku: Mukjizat Gerakan Shalat 

Penulis: dr. Sagiran, M.Kes, Sp.B

Penerbit: Qultummedia

Tebal Buku: 205 Halaman





Dalam kehidupan duniawi, yang sering dibicarakan dan dicari oleh manusia adalah meraih untuk sebanyak-banyaknya, ini normative. Tapi bagi orang yang khusyuk, Shalatnya adalah untuk kehidupan ukhrawi, dari yang memerintahkan dan menyuruh, yaitu Allah SWT. Di sini dapat kita rasakan adanya keseimbangan hidup antara kehidupan duniawi dan kehidupan ukhrawi. Jadi, Shalat menuntun kita tidak terus-menerus duniawi, tapi juga akhirat.


Ibadah yang diberi predikat “IMADUDDIN” (Tiang Agama) ialah Shalat. Shalat, di samping tiang agama, merupakan ibadah yang pengulangannya jauh lebih banyak daripada ibadah-ibadah lainnya. Pengulangan yang dimaksud di sini yaitu pengulangan dalam gerak tubuh, mulai dari berdiri, rukuk, sujud, duduk, kembali lagi berdiri dst.

Gerakan tersebut berdampak bagi tubuh kita seperti saat berolah raga, yaitu dapat menyehatkan jasmani, karena urat, tulang, dan tubuh kita digerakkan secara berulang, yang beraliran darah mengalir baik dan otot tidak kaku. Dampak rohaninya kita dapat berdoa, memohon, dan memuji Allah SWT dngan khusyuk karena tubuh sehat.

Buku ini berisi gabungan pemahaman tentang tubuh manusia dipandang dari sisi medis, psikologi, religious, akupuntur, seni, bela diri, olah raga, olah nafas, bahkan dari segi fisika, biolistik, yang masih jauh dari sempurna. Buku ini mengungkap rahasia keajaiban Shalat terhadap eksistensi dari manusia yang menyembah Tuhan dan sekaligus menjadi wakil Tuhan (Khalifatullah) untuk mengelola kemakmuran di bumi.

Buku ini dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama Pendahuluan, bagian kedua isi yang terdiri atas IX Bab, dan bagian Ketiga adalah penutup.

Bagian Pendahuluan memaparkan bahwa ternyata Shalat tidak membutuhkan sains untuk melegtimasikannya atau membenarkannya. Meski demikian, apabila sains dapat membuktikan kemukjizatan gerakan Shalat, sebagai akibatnya orang yang mengerjakan Shalat akan merasa lebih mantap dan dikuatkan keyakinannya. Menggunakan sains juga tidak harus “Menteror Mental” dan menyiksa perasaan orang, karena tidak (belum) bisa mengungkap rahasia-rahasianya. Sebagai gantinya, kita hendaknya dapat menghormati apa yang sedang dipelajarinya dan mendekatinya dengan toleransi dan apresiasi.

Bagian isi terdiri atas IX Bab. Bab I memaparkan tentang Anugrah terindah yang bisa di dapat melalui Shalat oleh siapa saja yang mengerti, memahami dan mau berusaha menggapainya. Bab II menguraikan penjelasan medis terpilih mengenai gerakan wudhu dan Shalat. Penekanannya lebih kea rah fungsi fisik dasar yang mudah dipahami. Bab III mengajak kita untuk lebih dekat mengenal tubuh kita sendiri, sampai dengan menghitung nadi dan nafas yang sangat membantu konsentrasi dan relaksasi. Bab IV membahas secara rinci tentang senam ergonomis. Bab V memaparkan tentang pijat getar saraf dengan analisis media, akupuntur dan Brain Gym. Bab VI dan VII membahas aplikasi ilmu Shalat sehat dalam kehidupan sehari-hari. Bab VIII mengupas beberapa kontroversi dari pembahasannya. Bab IX memaparkan tentang The Real Mukjizat Shalat yang sudah diterangkan oleh Baginda Nabi Muhammad saw dalam hadits Qudsi.

Bagian penutup memaparkan bahwa bagi praktisi medis modern, kemajuan setinggi apapun yang dicapai,  bukan untuk menumpas potensi kedokteran komplementer. Sebaliknya, teknologi canggih yang ada harus dimanfaatkan bersama untuk memajukan bidang penyembuhan. Kia sama-sama menyadari bahwa semua yang kita lakukan hanya washilah yang diikhtiarkan manusia dan hasilnya tentu akan datang dari yang Maha Kuasa.

Dari pemaparan isi buku, menunjukkan bahwa buku tersebut sangat bermanfaat bagi kita semua, apalagi untuk para Remaja, agar sejak dini kita mengtahui bahwa dalam setiap gerakan Shalat memberikan mukjizat yang sangat besar dalam tubuh kita. Buku ini juga dilengkapi gambar-gambar dari setiap gerakan. Gerakan-gerakan seperti pijat, sehingga kita lebih mudah untuk memperaktikannya.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar