Rabu, 06 Januari 2016

My Note: Cinta Sejati^^




Lagu cinta sejati yang merupakan soundtrack film “Habibie-Ainun” memang sangat indah. Saya seolah bisa terhanyut dalam lirik-lirik lagunya yang bermakna sangat dalam. Ditambah irama dan nada yang juga tak kalah indah.
Berbicara mengenai cinta sejati, saya jadi teringat beberapa tahun silam. Ada masa dimana saya dengan gejolak masa muda yang masih sangat terasa, juga pernah sok tahu perihal arti cinta sejati (baca: pernah berpacaran). Dimana pada saat itu saya pun sama seperti anak muda yang lainnya; berfikir dan merasa menjadi yang paling tahu tentang arti cinta sejati.

Hingga kemudian ada satu titik yang mengubah banyak hal dalam hidup saya. Ada secercah hidayah yang menyapa hati. Membawa hati dan fikiran merenungi hakikat cinta sejati yang sebenarnya dalam hidup ini. Hingga kemudian saya tersadar akan sebuah hal, yaitu tentang cinta yang harusnya menjadi cinta yang tak pernah luntur. Cinta yang harusnya selalu ada di dalam hati setiap umat-Nya. Cinta itu adalah cinta kepada Allah SWT. Cinta kepada-Nya akan selalu membuat hati terasa lebih tenang, dan mampu merasakan kedamaian hati dan jiwa. Meskipun terkadang hati justru lalai mengingat-Nya, tapi Dia tetap tak berhenti mencintai hamba-Nya. Dia bahkan tak pernah meninggalkan hamba-Nya yang sedang dalam keterpurukan; jatuh dalam hidup. Sungguh hakikat cinta sejati adalah milik Allah SWT, sang Maha Sempurna.
Share:

Selasa, 05 Januari 2016

Quote

Akal lah yang dapat mendorong seseorang untuk berbuat keutamaan, mencegah dirinya dari melakukan kehinaan, menyibakkan makna dan menguak misterinya. [Akal sehatlah yang] mengokohkan fondasi niat hingga dapat berdiri kokoh di atas landasannya, dan menguatkan pilar tekad, hingga yang bersangkutan dapat meraih taufiq [petunjuk] Allah SWT dan sesungguhnya yang bersangkutan dapat mendatangkan hal-hal yang baik dan membuang hal-hal yang buruk.

~ Ibnu Qayyim Al-Juziyah ~

Share:

[Event 14] Lomba dari Fanpage Gadget Muslimah

Mama adalah Sumber Kebahagiaan
Oleh: Nirwana Fitria


Sebelumnya mama adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari di rumah dan bergelut dengan urusan rumah tangga saja. Setiap hari Mama selalu bangun lebih awal untuk memasak nasi. Dan juga membangunkan saya dan adik-adik untuk bersiap ke sekolah. mama juga termasuk tipe orang yang sangat menjaga kebersihan rumah. Semuanya berjalan seperti biasa sejak saya masih kecil hingga memasuki bangku sekolah menengah atas. Sebagai anak sulung, saya pun mulai belajar membantu pekerjaan mama di rumah sejak masih SD. Meskipun pekerjaan yang saya lakukan hanya sebatas apa yang saya bisa saja. Seperti mencuci piring, menyapu, dan juga menjaga adik.

Sebagai anak yang mempunyai seorang mama yang full time bekerja sebagai ibu rumah tangga, tentu saja saya sangat bahagia dan bersyukur. Karena bapak belum tentu bisa meluangkan waktunya seperti mama di rumah. Sebagai kepala keluarga, bapak memang bertugas sebagai pencari nafkah. Jadi tentu saja saya merasakan keseimbangan dalam hidup saya. Tapi sepertinya, Skenario kehidupan telah berubah. Semenjak bapak dipindah tugaskan dari kantor tempatnya bekerja. Sehingga penghasilan bapak sudah tidak seperti dulu lagi. Bahkan bisa dibilang ekonomi keluarga sangat kurang. Dan mungkin ini adalah salah satu bentuk ujian dari Allah untuk keluarga saya. Untuk menguji apakah kami sekeluarga bisa tetap sabar atau tidak.
Share:

Senin, 04 Januari 2016

My Note: Hati-hati Dengan Pertanyaan!!

Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Kali ini saya ingin berbagi mengenai sebuah postingan yang secara tidak sengaja saya temukan di beranda facebook. Dan Postingan tersebut sangat bagus dijadikan bahan perenungan untuk siapapun yang melihatnya, termasuk saya. 

Kadang, sadar maupun tidak, kita seringkali menganggap pertanyaan ataupun kalimat yang kita tujukan kepada orang lain adalah hal biasa. Padahal, bisa saja pertanyaan atau kalimat yang kita tujukan itu justru membuat orang lain tersakiti.

Saat melihat postingan di bawah ini, saya pun langsung memeriksa hati saya kembali. Mencoba memahaminya dari berbagai sisi. Dan saya pun berusaha untuk terus menerus memperbaiki diri, istrospeksi, #Muhasabah. Karena sebagai manusia yang tak luput dari khilaf, tentu saja ada saat-saat dimana diri ini lupa akan sesuatu yang seharusnya selalu diingat.
Share:

{Artikel} ‘Orang Gila Sebenarnya’

Di tengah perjalanan, manusia teladan sepanjang zaman ini menyaksikan sekelompok sahabat tengah berkumpul. Ramai. Beliau pun menghampiri, lalu bertanya, “Untuk apa kalian berkumpul di tempat ini?”

“Wahai kekasih Allah Ta’ala,” jawab para sahabat, “kami berkumpul lantaran ada orang gila yang sedang mengamuk.”

Lepas menyaksikan sosok yang disebut gila oleh para sahabatnya, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dia bukanlah gila. Dia hanyalah mendapat musibah (mubtala). Tahukah kalian, siapakah orang gila yang sebenarnya (al-Majnun haq al-Majnun)?”

Para sahabat pun menggeleng, lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan 6 sifat yang merupakan ciri orang gila yang sebenarnya.
Share:

Minggu, 03 Januari 2016

Quote

"Bagi mereka yang pandai bersyukur dan mengambil hikmah, tak akan pernah ada hari yang sial. Mereka akan tersenyum dan bersyukur meskipun menjalani hari yang menurut orang lain terlihat berat. Karena seperih apapun suatu kisah, akan senantiasa bertabur hikmah"
- Sumber: Blog Senyum Syukur -

Share:

My Note: Tenggelamnya Kapal Van der Wijck


Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Kali ini saya mau berbagi cerita mengenai sebuah film yang sebenarnya sudah lama sekali ingin saya nonton. Tapi entah mengapa, ada saja alasan yang membuat saya akhirnya belum bisa menonton film tersebut sampai akhir tahun 2015. Tapi ketika melihat di salah satu stasiun TV swasta ada yang menayangkan film bioskop ke layar kaca dalam rangka tahun baru. Yah memang seperti biasa, ketika ada hari-hari tertentu, TV-TV biasanya memang menayangkan Film yang sebelumnya hanya bisa ditonton di bioskop. Ini tentu saja adalah kabar gembira bagi orang-orang yang jarang sekali ke bioskop (termasuk saya) entah itu karena malas, tidak ada uang sampai tidak ada yg menemani (hikss -_-). Tapi semua itu terobati dengan adanya penayangan film bioskop oleh TV swasta.
Share:

Sabtu, 02 Januari 2016

Quote

"Apabila hatimu tidak disibukkan oleh sesuatu yang benar, maka hatimu akan disibukkan oleh sesuatu yang batal. Jika kamu tidak menyibukkan dirimu dengan ketaatan, maka dirimu akan menyibukkanmu dengan kemaksiatan. Seseorang jika menyibukkan dirinya dengan kebaikan, maka ia tidak akan terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan." 

- Imam Asy-Syafi'i r.a -

Share:

My Note: First Day On January

Bismillah...
Assalamu'alaikum...

Hari pertama di tahun 2016, sekaligus hari pertama di usia saya yang kini beranjak dewasa (Tidak perlu disebut usianya, hehe). Di tahun-tahun sebelumnya, hari kelahiran adalah salah satu hari yang saya tunggu-tunggu. Karena bisa dipastikan akan mengalir ucapan2 selamat ulang tahun dari teman-teman. Tapi tahun ini berbeda, hati saya justru tidak lagi mengistimewakan hari kelahiran saya sendiri. Karena ketika mulai sedikit demi sedikit mempelajari islam dengan lebih baik, dan pelan-pelan mencoba menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Akhirnya hal ini pun berpengaruh dengan cara pandang saya terhadap sesuatu, salah satunya tentang hari lahir. Ketika hari kelahiran kita tiba, maka itu berarti jatah hidup di dunia ini berkurang. Lantas, apa yang seharusnya saya lakukan? Saya merenungi diri; bermuhasabah. Mengingat saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan-kesalahan, entah itu yang saya sadari maupun tidak. Moment hari kelahiran di tahun ini saya jadikan sebagai moment untuk memperbaiki diri, berusaha mengubah apa yang tadinya kurang baik menjadi lebih baik. Dan di hari kelahiran saya, satu-satunya orang yang paling bersemangat untuk menyambutnya adalah Mama saya tercinta. Mama sampai bela-belakan memasak makanan yang enak-enak sebagai bentuk rasa syukur (kata Mama). Padahal saya sudah sempat bilang kalau tidak perlu repot-repot. Tapi bagi mama ini adalah bentuk rasa syukurnya, bahwa anaknya kini masih diberi kesehatan dan umur panjang di usia yang sekarang. Mama memang selalu jadi yang terbaik. Love you, Mom...
Share: