Senin, 07 Desember 2015

[REVIEW BOOKS] Kakak Batik

Cover Novel berjudul "Kakak Batik"

Judul Buku : Kakak Batik
 
Penulis       : Kak Seto

ISBN          : 978-602-1383-01-8

Penerbit      : Bentang Belia

Editor /Penyelaras Kata  : Sintha Rossemalina, Ade Kumalasari, & Dila Maretihaqsari

Desain cover : Adipagi

Pemeriksa Aksara : Fitriana, Yusnida, & Mia

Cetakan               : Pertama, April 2014

Tebal                   : 274 Halaman
Share:

Rabu, 02 Desember 2015

My Note: Special of Feeling?


My Photo


Ketika malam mulai menyapa.
Ketika itu pula perasaan tersebut kembali datang.
Perasaan yang seringkali mengganggu fikiran
Bukan karena sepi, bukan pula karena bosan
Apalagi hampa. Bukan sama sekali.
karena setahu saya, perasaan itu indah.
Indah sekali.
Share:

My Note: Kebaikan^^

Ketika kita menolong seseorang atau memberi bantuan berupa dukungan saat tak ada lagi manusia yang bersedia menyediakan tangan untuk membantu, maka akhirnya niat kebaikan itu akan dipertanyakan? 
Apakah kita itu benar-benar tulus
atau justru kita mengharapkan imbalan (pamrih) ?

Apalagi di jaman ini, yah jaman ini.
Di jaman ketika harga dan rupa dipuja.
Di jaman ketika segalanya harus ada imbalannya.
Rasanya begitu indah ketika niat kebaikan itu benar2 tulus.
Bukan kebaikan yang justru mengharapkan balasan setimpal.

Karena ketika kita tidak mendapatkan balasan apapun,
kebaikan itu tetap bernilai, tetap indah, tetap berkesan. 
Sekalipun kebaikan itu sudah dilupakan oleh si penerimanya. 
Karena hati ini percaya, sekecil apapun kebaikan itu, 
Tetap sudah tertulis, sudah terlihat oleh sang Maha Kaya, Sang Maha pemilik Kehidupan.
Siapa lagi kalau bukan Allah SWT; dzat yang Maha Sempurna.

Share:

Rabu, 18 November 2015

My Note: Bekam; Pengobatan Alternatif yang Penuh Manfaat

Darah kental setelah disedot dengan alat bekam.



Bismillah…
Assalamu’alaikum…

Pada tulisan kali ini saya ingin sedikit berbagi tentang pengalaman pribadi saya. Saya pernah mengalami sakit kepala hebat yang cukup lama membuat saya sering menangis saking tidak kuatnya menahan rasa sakit di kepala itu. Sakit kepala yang saya derita di mulai waktu saya masih SMP. Sakitnya sering tiba-tiba datang tanpa meminta izin terlebih dahulu -_- Saya pun sudah

mencoba berobat ke beberapa klinik yang memang spesialis mengatasi bagian kepala. Tapi tetap saja sakit kepala saya tak kunjung sembuh. Dan saya tidak berhak menyalahkan medis, karena biar bagaimana pun mereka yang bertugas dalam dunia medis sudah berusaha semampu mereka. Dan yang namanya pengobatan medis memang tidak bisa jauh dari yang namanya obat-obatan. Yah, setiap kali memeriksakan diri ke beberapa klinik, setiap pulang pasti dikasih resep obat yang harus ditebus di apotek.
Share:

Sabtu, 14 November 2015

My Note: Sekedar Coretan Hati Tentang Hidup

Foto Nirwana Fitria


Assalamualaikum Wr.Wb

Saya sebenarnya bingung mau menulis apa. Tapi tiba-tiba terbersit dalam fikiran tentang apa arti kebahagiaan hidup. Karena jujur saja, saya pun seringkali membandingkan hidup saya dengan orang lain. Saya sering merasa bahwa hidup orang lain itu lebih indah, lebih baik, lebih bahagia. Hingga saya pun jadi berfikir, apakah tolak ukur kebahagiaan itu hanya karena kita hidup dengan segala hal "sempurna" menurut standar manusia? Apakah ketika kita tidak memiliki daftar hal-hal sempurna itu dalam hidup kita, lantas kita bisa disebut orang yang tidak bahagia?
Share:

Kamis, 12 November 2015

My Note: Hanya Sekedar Coretan Hati


Foto Nirwana Fitria


Mulutku terdiam
Badanku juga hanya bisa diam
Kakiku tak tahu akan melangkah kemana
Hingga terkadang pandangan mataku kosong
Entah menerawang kemana

Setelah semua pekerjaan dalam rumah selesai ku kerjakan
Aku memang sering seperti itu; terdiam.
Kadang hanya beberapa menit, tak sampai berjam-jam
Hanya fikiran di hatiku yang ingin lari
Ingin lari sejauh-jauhnya
Melepaskan diri dari cengkraman waktu
Ingin rasanya memaki diriku ketika sedang terdiam
Tapi fikiran dan hatiku sering kalah
Tersungkur dalam berjuta perasaan bersalah
Terjebak dalam emosi terpendam
Share:

My Note: Sebuah Renungan "Setega itukah kita?"

Setega Itukah kita?
Oleh: Nirwana Fitria


Assalamualaikum Wr.Wb 

Keluarga adalah bagian penting dalam hidup kita. Karena kita tumbuh dan besar di lingkungan keluarga. Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu dan anak-anaknya. Sedangkan keluarga besar adalah kumpulan dari beberapa keluarga inti, yaitu kakek, nenek, saudara2 dari ayah beserta suami/istri dan anak-anaknya, dan juga saudara2 dari ibu.

Dalam keluarga besar tentu saja akan ada beraneka ragam keluarga inti, ada yang memang sangat cukup dari segi ekonomi bahkan segalanya. Tapi ada juga yang bahkan jauh dari kata cukup. Dan inilah pokok dari pembahasan yang akan saya ceritakan dalam tulisan saya kali ini.
Share:

[Event 6] Puisi Untuk Ayah

Lomba Puisi bertema "Ayah di Bahumu Aku Bersandar"
Yang diadakan oleh Penerbit Fam Publishing

Dan inilah puisi yang saya kirimkan:

PUISI PERTAMA

Bahu Kokoh Ayah
Oleh: Nirwana Fitria

Raut wajahmu mulai berubah tatkala usia semakin menua
Uban di rambutmu terlihat banyak pertanda usia yang tak lagi muda
Beban yang kau pikul mungkin memang sangat berat

Tapi entah mengapa tawamu masih terdengar begitu renyah
Rasanya baru kemarin aku berpangku manja di pangkuanmu sebagai gadis kecilmu
Tapi lihatlah sekarang, Ayah…Gadis kecilmu ini sudah mulai dewasa

Ingin rasanya ku angkat semua bebanmu
Tapi apa daya sedangkan aku pun belum mampu
Bahkan hidupku masih bergantung padamu
Kadang aku ingin berbagi cerita padamu
Tapi aku tak tega jika harus menambah bebanmu
Dengan berbagai masalah hidupku
Seandainya boleh aku meminta sedikit waktumu
Setidaknya agar aku bisa bersandar di bahu kokohmu
Share: