Bismillah...
Assalamu'alaikum...
Kadang waktu 24 jam terasa sia-sia
Bukan karena hidup tidak berarti
Bukan karena tidak adanya rasa syukur
Tapi ada bagian di sudut hati yang sesak
Bukan karena hidup tidak berarti
Bukan karena tidak adanya rasa syukur
Tapi ada bagian di sudut hati yang sesak
Setiap kehidupan keluarga selalu dan memang tidak terlepas dari masalah
Entah itu orang tua ke anak, anak ke anak, suami ke istri
Tapi bukankah cara terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah adalah
mencari solusi dengan bermusyawarah atau diskusi
Bukankah setiap perselisihan sebenarnya berawal dari komunikasi yang kurang baik.
"Anak belum bisa membaca fikiran orang tuanya karena anak itu belum pernah
menjadi orang tua. Tapi, orang tua sudah pernah melalui masa menjadi anak."
Wajar jika terkadang anak tidak mengerti permasalahan orang tua
Tapi, apakah wajar jika orang tua tidak mengerti perasaan anak?
Kadang tanpa sadar orang tua menghabiskan waktu 24 jam dalam sehari untuk
saling berdebat antara yang satu dengan yang lain.
Pernahkah orang tua mengerti bahwa seorang anak itu butuh
waktu untuk
mendiskusikan permasalahannya?
Anak itu seorang manusia biasa.
Tentu anak juga menghadapi permasalahan yang mungkin memang tidak seberat orang tua.
mendiskusikan permasalahannya?
Anak itu seorang manusia biasa.
Tentu anak juga menghadapi permasalahan yang mungkin memang tidak seberat orang tua.
Tapi permasalahan anak tetap butuh diselesaikan!!!!!
Hanya sekedar mengeluarkan isi fikiran dan isi Hati yang seringkali
mengganggu....
0 komentar:
Posting Komentar